Setelah sejak bulan oktober vakum latihan Taekwondo di Tangerang, akhirnya Kami menemukan perguruan taekwondo di Purwakarta. Syamil senang sekali bisa latihan lagi mulai bulan april ini. setelah sebelumnya aku tawarkan untuk ikut bela diri pencak silat yang kami lihat ketika sedang latihan di pendopo, tapi tampaknya syamil tidak tertarik sama sekali. Ia hanya tertarik dengan Taekwondo. Mungkin karena sudah merasa familiar dan sudah punya sabuk kuning, jadi syamil enggan kalau harus dari nol alias sabuk putih lagi.
Syamil latihan lagi setiap Senin, rabu dan sabtu. tapi karena hari sabtu jadwalnya bentrok dengan jarimatika jadi ia hanya bisa ikut dua sesi latihan dalam satu minggu. Sabem alias pelatihnya yang baru ini tampaknya lebih tegas dalam mendidik anak asuhnya. tapi justru bagus lah supaya jangan jadi anak yang cengeng dan alay...ih amit-amit...hehehe
Di tangan Sabem Mulyadi ini anak asuhnya cukup banyak kira-kira 20 orang. mulai dari anak SD hingga SMU, mereka rata-rata baru sabuk kuning. Syamil cukup enjoy dan bisa menyesuaikan diri dengan anak-anak lainnya. mudah mudahan betah deh. karena aku sempat kecewa berat waktu syamil aku masukan sekolah sepak bola dan hanya bertahan 2 minggu lalu minta berhenti. rupanya syamil tidak suka bola. padahal sudah aku belikan semua perlengkapannya. yah sudahlah...
sebenarnya syamil sangat interest dengan olah raga renang, ia betah berlama-lama di kolam renang dan selalu merengek minta berenang hampir tiap hari. kebetulan di perusahaan abinya menyediakan fasilitas kolam renang untuk keluarga karyawan secara gratis, dan lokasinya juga ckup dekat dari rumah kami. Tapi sayang tampaknya belum ada klub renang di Purwakarta ini. padahal pasti Syamil antusias sekali untuk ikut. Mungkin nanti deh saya coba cari-cari lagi infonya siapa tahu ada.
sekarang fokus dulu di taekwondo yaaa...sampai dapat ban hitam , harus!!!
Annisya adalah kependekan dari Anakku Ninis & Syamil, kami membuat blog ini sebagai catatan atau jurnal kegiatan keluarga kecil kami terutama kegiatan belajar kedua buah hati kami sejak kecil sebagai homeschooler hingga beranjak dewasa...bukan hanya anak2 kami tapi kami juga kami sekeluarga masih.senantiasa belajar menyikapi hidup yang fana dan berbekal untuk hidup yang lebih kekal..
Selasa, 24 April 2012
Syamil latihan Teakwondo (lagi)
Ninis ikut lomba menari di Shophi Kids Idol
Sudah hampir dua bulan aku tidak meng up date blog ini, gara-garanya net book kesayanganku remuk terinjak. huhuhu... aku emang ceroboh nih..jadi aku pake laptop misua deh....n aabanyak cerita yang mengendap nih tentang proses belajar anak-anakku yang ingin aku share di sini.
Baru sebulan lebih Ninis ikutan les menari sunda klasik di sanggar Pitaloka yang diasuh bunda Erna, eh kebetulan tanggal 14 April kemarin ada event yang diadakan oleh brand Sophie Paris, ceritanya mengadakan lomba kreasi seni bertajuk Sophie Kids Idol, acaranya diadakan di Sadang Town Square Purwakarta. Nah anak-anak sanggar pada semangat ikutan daftar tak terkecuali Ninis yang meski baru sebulan dan belum begitu hafal tarian-tariannya ingin ikut berpartisipasi.
Sebenarnya sebelumnya Ninis kurang percaya diri untuk ikut , tapi karena Aldila yang juga baru gabung juga, ngeyel ingin ikutan lomba meski belum pinter nari, membuat Ninis juga terpacu untuk ikutan. Tentu saya ikut “ngomporin” supaya Ninis tambah berani dan percaya diri untuk tampil. Padahal acaranya digelar tujuh hari lagi, berarti ninis hanya punya watu sedikit untuk latihan supaya tidak tampil malu-maluin di panggung.
Untuk sang bunda Erna sangat baik dan perhatian, beliau ikut menyemangati Ninis dan bersedia memberi les tambahan untuk ninis agar cepat hafal gerakan tarian yang dilombakan. Praktis setiap hari Ninis latihan dan alhamdulilah bisa lho...ninis juga antusias untuk tampil. Dan tidak sabar untuk naik panggung.
Nah, pada hari h lomba dimulai, tibalah giliran kelompok Ninis dan kawan-kawan menarikan tarian sunda klasik, nama tariannya Tari Kijang. Gerakannya sangat enerjik dan cantik. Dengan kostum yang unik dan colorful membuat ninis tampak lucu. Hihi...wajahnya tanpa ekspresi, tapi gerakannya lumayan kompak.
Namanya juga anak-anak. Sudah berani tampil dan percaya diri saja sudah senang rasanya. Tapi tentu pemenang dari lomba ini adalah anak-anak yang sudah senior dibidangnya. Ninis sih Cuma meramaikan acara dan buat ajang melatih kepercayaan diri nya saja sudah cukup buatku. Nah mudah-mudahan bulan Juli nanti akan ada pertunjukan sendratari yang akan menampilkan ninis untuk yang kesekian kalinya, ia sudah lebih pintar dan lentur gerakannya...
ini dia foto-foto yang sempat kuabadikan...
Langganan:
Postingan (Atom)