Sudah sebulan anak-anakku mengikuti les bahasa Inggris di LPIA (Lembaga Pendidikan Indonesia Amerika) cabang purwakarta. Berdasarkan hasil placement tes Ninis masuk di level foundation 2 dan Syamil di foundation 3. tapi aku prefer keduanya di foundation 2 karena rata-rata teman sekelasnya seusia. bahkan di foundation 2 ninis tergolong paling kecil. karena biasanya seumur dia berada di level pre-foundation.
Sedangkan syamil akan bergaul dengan anak yang lebih besar kelas 5-6 bila ia berada di kelas foundation 3. Apalagi sebelumnya sang tutor sedianya memasukan Syamil di level basic 1 yang diikuti anak-anak SMP, karena menurutnya hasil placement tes Syamil sangat baik.
Namun menurutku bukan masalah level yang aku pertimbangkan, namun kenyamanan dalam bergaul dengan teman-teman sekelas akan lebih mempengaruhi semangat belajarnya, tentu saja akan berpengaruh pada hasilnya bukan?.
Bagiku menguasai bahasa inggris buat anak-anakku adalah suatu keharusan yang mutlak karena harapanku mereka bisa bersaing di masa depan dengan anak-anak dari belahan dunia lain, siapa tahu mereka juga akan bisa melanglangbuana keliling dunia. so memang sejak kecil aku perkenalkan dengan baha inggris. Kami di rumah juga selalu practice in English. Paling tidak pengalamanku kursus di yayasan LIA tempat kursus paling top selama 4 tahun (aku berhenti ketika memasuki advance1) tidak sia-sia. aku juga bisa meng improve bahasa inggrisku yang sudah banyak menguap. anak-anakku tampaknya akan lebih pintar dariku dalam berbahasa inggris. Insya Allah....
Jadilah aku punya kesibukan baru, antar jemput mereka les, justru aku senang kok.....
Annisya adalah kependekan dari Anakku Ninis & Syamil, kami membuat blog ini sebagai catatan atau jurnal kegiatan keluarga kecil kami terutama kegiatan belajar kedua buah hati kami sejak kecil sebagai homeschooler hingga beranjak dewasa...bukan hanya anak2 kami tapi kami juga kami sekeluarga masih.senantiasa belajar menyikapi hidup yang fana dan berbekal untuk hidup yang lebih kekal..
Tampilkan postingan dengan label bahasa inggris. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bahasa inggris. Tampilkan semua postingan
Kamis, 15 Maret 2012
Les bahasa inggris di LPIA
Label:
bahasa inggris
Sabtu, 15 Januari 2011
Ninis belajar bahasa inggris Online
Ninis sangat menyukai bahasa inggris, sejak berusia 4 tahun saya masukan Ninis ke tempat kursus bahasa inggris bersama-sama Syamil. senang sekali melihat semangatnya berangkat kursus dan kecepatannya menguasai banyak kosa kata dari nama-nama binatang, warna, bagian tubuh, numbers dan lain-lain dengan baik. Bahkan miss Vivin guru lesnya sering memuji kalau Ninis berbakat dalam bahasa inggris.
Tidak terasa hampir dua tahun Ninis kursus dan tampaknya mulai bosan dan malas-malasan, bukan bosan dengan bahasa inggrisnya tapi ternyata Ninis kurang suka dengan gurunya yang sekarang. yang menurutnya suka memarahinya, bila Ninis menulis agak lambat. Memang Ninis dalam menulis agak cenderung lebih lama dibanding teman-temannya. puncaknya ketika ujian kenaikan level 4, Ninis pulangnya cemberut dan hampir menangis karena pekerjaannya belum selesai. Saya tentu tidak akan memaksanya tetap kursus bila dia sudah tidak nyaman belajarnya.
Akhirnya saya pikir tidak ada salahnya untuk merubah cara belajar bahasa inggrisnya dengan cara Online. Apalagi Ninis sudah sangat terampil mengoperasikan komputer dan internet. Saya menggunakan Razkids a-z karena saya melihat cara belajarnya yang interaktif dengan suara native speaker, dan setiap kamis pagi sepekan sekali dilakukan voice chat dengan tutornya. Ninis senang sekali belajar dengan cara online, Kakaknya Syamil sampai iri ingin ikutan juga.
Tahapan belajarnya adalah dengan mendengar dengan headset, membaca dengan dibantu microphone untuk merekam suaranya, dan menjawab kuis dengan pertanyaan yang berhubungan dengan bacaan tadi. Belajar bisa bagaimana saja caranya, apalagi teknologi sudah maju tentu kita harus memanfaatkan kecanggihan teknologi untuk belajar. Tentunya keuntungannya bukan hanya jadi pintar berbahasa inggris tapi juga semakin melek teknologi sejak dini.
Tidak terasa hampir dua tahun Ninis kursus dan tampaknya mulai bosan dan malas-malasan, bukan bosan dengan bahasa inggrisnya tapi ternyata Ninis kurang suka dengan gurunya yang sekarang. yang menurutnya suka memarahinya, bila Ninis menulis agak lambat. Memang Ninis dalam menulis agak cenderung lebih lama dibanding teman-temannya. puncaknya ketika ujian kenaikan level 4, Ninis pulangnya cemberut dan hampir menangis karena pekerjaannya belum selesai. Saya tentu tidak akan memaksanya tetap kursus bila dia sudah tidak nyaman belajarnya.
Akhirnya saya pikir tidak ada salahnya untuk merubah cara belajar bahasa inggrisnya dengan cara Online. Apalagi Ninis sudah sangat terampil mengoperasikan komputer dan internet. Saya menggunakan Razkids a-z karena saya melihat cara belajarnya yang interaktif dengan suara native speaker, dan setiap kamis pagi sepekan sekali dilakukan voice chat dengan tutornya. Ninis senang sekali belajar dengan cara online, Kakaknya Syamil sampai iri ingin ikutan juga.
Tahapan belajarnya adalah dengan mendengar dengan headset, membaca dengan dibantu microphone untuk merekam suaranya, dan menjawab kuis dengan pertanyaan yang berhubungan dengan bacaan tadi. Belajar bisa bagaimana saja caranya, apalagi teknologi sudah maju tentu kita harus memanfaatkan kecanggihan teknologi untuk belajar. Tentunya keuntungannya bukan hanya jadi pintar berbahasa inggris tapi juga semakin melek teknologi sejak dini.
Label:
bahasa inggris,
belajar
Langganan:
Postingan (Atom)

