Ninis sangat menyukai bahasa inggris, sejak berusia 4 tahun saya masukan Ninis ke tempat kursus bahasa inggris bersama-sama Syamil. senang sekali melihat semangatnya berangkat kursus dan kecepatannya menguasai banyak kosa kata dari nama-nama binatang, warna, bagian tubuh, numbers dan lain-lain dengan baik. Bahkan miss Vivin guru lesnya sering memuji kalau Ninis berbakat dalam bahasa inggris.
Tidak terasa hampir dua tahun Ninis kursus dan tampaknya mulai bosan dan malas-malasan, bukan bosan dengan bahasa inggrisnya tapi ternyata Ninis kurang suka dengan gurunya yang sekarang. yang menurutnya suka memarahinya, bila Ninis menulis agak lambat. Memang Ninis dalam menulis agak cenderung lebih lama dibanding teman-temannya. puncaknya ketika ujian kenaikan level 4, Ninis pulangnya cemberut dan hampir menangis karena pekerjaannya belum selesai. Saya tentu tidak akan memaksanya tetap kursus bila dia sudah tidak nyaman belajarnya.
Akhirnya saya pikir tidak ada salahnya untuk merubah cara belajar bahasa inggrisnya dengan cara Online. Apalagi Ninis sudah sangat terampil mengoperasikan komputer dan internet. Saya menggunakan Razkids a-z karena saya melihat cara belajarnya yang interaktif dengan suara native speaker, dan setiap kamis pagi sepekan sekali dilakukan voice chat dengan tutornya. Ninis senang sekali belajar dengan cara online, Kakaknya Syamil sampai iri ingin ikutan juga.
Tahapan belajarnya adalah dengan mendengar dengan headset, membaca dengan dibantu microphone untuk merekam suaranya, dan menjawab kuis dengan pertanyaan yang berhubungan dengan bacaan tadi. Belajar bisa bagaimana saja caranya, apalagi teknologi sudah maju tentu kita harus memanfaatkan kecanggihan teknologi untuk belajar. Tentunya keuntungannya bukan hanya jadi pintar berbahasa inggris tapi juga semakin melek teknologi sejak dini.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar