Senin, 24 Januari 2011

Belajar arah mata angin

Sehabis shalat maghrib sore tadi, saya iseng-iseng bercerita pada Syamil mengenai arah kiblat yang mengarah ke barat menurut arah mata angin. Saya kemudian mencoba mengetes pengetahuannya tentang arah mata angin yang pernah dipelajarinya disekolah di semester ganjil kemarin, hasilnya....blablass angine.. eh ilmunya,eh nggak ngerti sama sekali. Padahal gurunya pernah memberi tugas menggambar empat penjuru mata angin seperti kompas, lalu dilaminating segala.

Nah kalo begitu aku coba memberi tahunya lagi sambil mempraktekkan gerakan-gerakan tangan, hadap kanan-kiri berulang ulang. Patokan yang saya gunakan yaitu arah kiblat biar mudah diingat, Jadi bila kiblat didepan berarti barat, dibelakang berarti timur, sebelah kanan utara, sebelah kiri selatan. Aku contohkan sambil menggerakan tangan kedepan, belakang kanan dan kiri. Menghadap kanan kiri dan belakang. 

Kemudian aku jadikan tebak-tebakan seru, misalnya bila kamu menghadap utara sebelah kirimu berarti arah…..barat!!!! Syamil dan Ninis berebut menjawab sambil tertawa-tawa…. Wah ternyata mengajari sambil bercanda itu lebih efektif dan menyenangkan yaa…anak-anak juga tidak terasa bertambah ilmunya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar