Teknologi saat ini kemajuannya sangat cepat terutama teknologi informasi dengan maraknya pemakai internet dari mulai warnet-warnet dan penjualan smartphone yang laris manis. Adanya jejaring sosial didunia maya sampai dengan tragedi bocornya video porno artis juga tak bisa dilepaskan dari teknologi yang satu ini. Memang teknologi yang semakin canggih seperti pisau bermata dua yang disatu sisi bisa sangat membantu dan bermanfaat bagi kehidupan, sedangkan disisi yang lain juga bisa disalahgunakan untuk hal yang negatif. Tapi saya hanya ingin mengungkap sisi positif dari teknologi informasi ini khususnya dalam membantu kelancaran kegiatan homeschooling yang kami jalani.
Bagi anak-anak tentu internet sangat penting bagi pencarian informasi dan eksplorasi terhadap satu issue yang ingin diketahui, selain itu banyak open source yang bisa dimanfaatkan oleh anak-anak guna berlatih berbagai jenis kecakapan, dari bahasa inggris sampai belajar memasak. Bagi orangtua homeschooling bisa banyak mendapat berbagai informasi tentang artikel-artikel penunjang homeschooling anak-anaknya, hingga komunikasi sesama praktisi yang bergabung dalam jaringan komunitas homeschooling di milis Sekolah Rumah. Saya sendiri sangat terbantu dengan bergabung di milis ini karena banyak informasi dan sharing sesama anggota yang membuat saya merasa tidak menjadi "Alien" diantara mayoritas orangtua lain karena tidak menyekolahkan anak-anak saya.
Dalam proses perjalanan belajar anak-anaknya berhomeschooling biasanya orangtua memiliki blog untuk mencatat atau mendokumentasikan setiap aktivitas belajar sebagai portfolio atau hasil belajar anak-anaknya. Hal ini menjadi suatu tanggung jawab dan salah satu komitmen orangtua HSers agar proses pembelajaran dapat terdokumentasi dengan baik sebagai bukti bahwa anak-anak HS memang benar-benar dan sungguh-sungguh belajar. Hal ini dikarenakan para orangtua HS sangat menyadari bahwa membimbing anak-anak dalam HS adalah tanggungjawab mereka sepenuhnya.
Oleh karena itu saya merasa harus sangat berterimakasih kepada Allah karena telah mengenal homeschooling dan kini telah menjadi salah satu praktisinya. Meskipun homeschooling sudah mulai populer namun di Indonesia tetaplah masih rintisan karena mayoritas banyak yang belum mengerti benar dan banyaknya salah kaprah tentang homeschooling. makanya saya terkadang sering lebih baik tutup telinga dan tidak mau berdebat dengan orang yang belum-belum sudah anti dan berprasangka buruk dengan HS.
Berkat homeschooling lah kini disela waktu saya mengurusi urusan rumah tangga dan usaha salon kecantikan, waktu luang saya dihabiskan untuk membuat perencanaan pembelajaran, worksheet dan membuat artikel di blog, yang saya dedikasikan untuk kepentingan belajar keluarga dan khususnya mencatat seluruh kegiatan belajar anak-anak sebagai port folio mereka. Mereka bangga, bahwa hasil belajarnya 'terdokumentasikan' bukan dengan sekedar deretan angka raport yang bisa saja dimanipulasi, namun dalam bentuk laporan, artikel, foto dan bahkan mungkin video, jadi hasilnya terasa nyata.
Akhirnya, saya ibunya yang lebih banyak menghabiskan waktu belajar bersama mereka, jadi lebih bersemangat lagi untuk kembali belajar apa saja, dari mulai pelajaran sekolah, parenting, design grafis sampai nulis di blog. Jadi biarin ibu-ibu gini, taunya ga cuma gosip artis dan facebookan doang. hehehe

Tulisannya keren banget, Mbak Novi. Kayaknya saya juga dulu jadi tambah pede karena dokumentasi HS-nya lebih nyata kelihatan. Di blog, ada foto, video, dan cerita kesan-kesan kita sebagai gurunya hehehe...
BalasHapusSalam kenal ya mbak...Namanya kebetulan sama,Novi juga hehehe.
BalasHapus