Senin, 24 Januari 2011

Belajar membuat coklat

      Setelah bulan Desember yang lalu anak-anak membuat kue sus, yang meski enak namun tidak layak dijual, alhasil kuenya jadi di konsumsi sendiri. Nah bulan januari ini, aku dan anak-anak mencoba membuat coklat praline dan lollipop. Resepnya saya dapat dari tutorial membuat coklat di YouTube, sangat mudah untuk dibuat bahkan bagi anak-anak sekalipun. Namun memang masih harus dibimbing, karena namanya memasak yah… tetap saja beresiko karena harus bekerja bersentuhan dengan yang panas-panas alias api kompor. Jadi tetap riskan dan butuh pengarahan. 
   Syamil dan ninis sejak awal antusias sekali, bahkan Ninis minta ikut ke toko kue untuk membeli bahan-bahan adonan dan memilih cetakan jenis dan coklat yang akan digunakan.
   Bahan-bahan yang digunakan adalah coklat blok coumpond, berbagai jenis yaitu coklat, susu, strawberry dan melon. Cetakan praline dan lolipop, stik lollipop, pipping bag, selai blueberry, kismis. Mangkuk kertas dan plastic pembungkus.

    Cara membuatnya : Lelehkan coklat diatas panci yang berisi air panas, setelah meleleh, tuang diatas cetakan dengan menggunakan pippping bag agar tidak berantakan. Tuang sedikit dahulu, masukan ke lemari es agar cepat beku 5 menit, kemudian diberi filling selai blueberry atau kismis dan tuang coklat sisanya sampai penuh. Segera masukan ke lemari es agar memberi kesan mengkilap. Diamkan 5 menit. Keluarkan dari cetakan, kemas dengan mangkuk khusus coklat, lalu bungkus dengan plastik. Siap deh di jual..eh dimakan dulu deh. Hehehe. Untuk pembuatan lollipop, ngga terlalu berbeda, Cuma ngga dikasih filling saja namun di beri stik, bentuknya lucu-lucu dan bisa dikreasikan berwarna-warni. Cuma bagi pemula seperti saya dan anak-anak butuh latihan supaya hasilnya bagus dan rapih. Tapi lumayanlah masih pantes kok dijual.


                                                             

                 Ninis dan coklat

    Ninis sukaaaa banget coklat buatannya, sampai habis 5 buah coklat. Syamil yang sebenarnya ga suka coklat jadi suka juga, katanya buatan sendiri rasanya lebih enak sih.. nah besok mulai jualan ah, mungkin juga sebagian coklat akan dititipkan ke warung depan. Harganya ngga mahal-mahal karena aku bukan cari untung cuma Rp.1500 untuk praline dan Rp.2000 untuk lollipop. Tapi mudah-mudahan hal sederhana ini bisa menjadi pengalaman buat anak-anak dalam mengajarinya berkreasi dan sekaligus mengasah jiwa wirausahanya sejak dini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar